..........

RSS

Kado dari Si Semut Merah

Sudah hampir satu jam aku duduk di pelataran ruko, mataku tak lepas dari toko roti yang berjarak tak lebih 100meter dari pandangan. Hampir setiap mobil yang parkir, baik supir atau penumpangnya selalu menuju toko itu. Aku jadi berfikir, apa istimewanya toko itu hingga tak pernah sepi dari pengunjung dan hampir setiap yang masuk akan keluar membawa jinjingan plastik yang berukuran sedang atau box bertumpuk-tumpuk

Karena penasaran, setelah segala urusan terselesaikan ku putuskan untuk jadi salah satu pengunjung. Kalau rejeki memang gak kemana, toko ini menyedikan tester untuk aneka kuenya. Muncul ide kreatifku, coba testernya saja ahh...kan gratis, lumayan buat mengganjal perut yang kebetulan memang sedang lapar hehehe.

Baru beberapa tester yang kucoba, tiba-tiba bibirku terasa tersengat api *ehh...api bisa nyengat ya??* terasa panas. Kontak tanganku langsung menyentuh bibir, kudapati semut merah yang cukup besar memberiku hadiah manis *bentol kok manis ya...*. Hahaha....Allah langsung menegur tingkahku yang iseng. Astaghfirullah....ampuni hampamu ini ya Allah, dan sebagai bentuk penyesalan, akhirnya kubeli dua jenis kue yang harganya ku sesuaikan dengan kantong dompet *maklum sedang irit ^_^*. Jreng...jreng...jreng...aku kecewa, ternyata tempat ramai tak menjamin kwalitasnya. Rasa kue ini jauh dibawah standar kue-kue ditoko favoriteku yang frest for the oven, meskipun harganya cuma beda tipis. Tapi kenapa bisa begitu ramai ya??? *masih belum tau jawabnya...yukk dibantu jika ada yang bisa jawab! @_@*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar